LIVE SKETCHING

“Kamu belum benar-benar melihat sesuatu sebelum kamu menggambarnya.”Terus terang saya lupa, seniman mana yang pernah bilang begitu. Mungkin teman dariseorang teman… Atau mungkin temannya lagi. Pokoknya 1) Yang ngomong itu (tetap)bukan saya, dan 2) saya setuju sama pernyataan itu!photo 005 LIVE SKETCHING

Pernahkah kamu memperhatikan beta pasemrawutnya kabel-kabel yang bersliwerandari satu tiang ke tiang lain di jalanan?Bagaimana bentuknya ketika mereka bertemudi puncak sebuah tiang? Pernah memperhatikanbetapa unik dan kaya detailnya sebuah gerobak sate?Bagaimana pula dengan keanggunan gestur seorangatlit panahan yang sedang meregang busurnya, siapuntuk menembak; pernahkah kamu benar-benarmemperhatikannya?Melanjutkan dari edisi kemarin, Personal Touchsekarang akan mengajak kamu mempraktekkanlive sketching. Jadi, masukkan majalah ini ke dalamtas bersama alat-alat gambar kamu, kenakan alaskaki yang paling nyaman, oleskan sunblock, pakaitopi, dst dst… dan pergilah jalan-jalan!Beberapa waktu lalu, saya berada di sebuahhutan kecil yang mengurung sebuah sungai.Hutan itu adalah tempat tinggal banyak sekalilaba-laba besar, yang ukuran panjang dari tungkaike tungkainya bisa mencapai 25 sentimeter!Segera saja saya keluarkan alat-alat saya danmengabadikan mereka saat itu juga! Sementara itu,silakan simak beberapa tips live sketching berikutdan praktekkan sendiri:

1. yang paling pertama yang harus kamuperhatikan adalah: live sketching sebaiknyadilakukan dengan antusias dan semangat;didasari alasan kuat bahwa ini adalah saranalatihan yang penting untuk kamu. Simak 10keuntungan aktifi tas ini di Personal Touch edisilalu.

2. Ada berbagai keunikan tersembunyi dalam keseharian hidup kamu yang tadinya mungkinterkesan biasa saja. Persiapkan diri untuksebanyak mungkin mencari dan menangkapkeunikan-keunikan tersebut! Buka diri untukmenerima inspirasi setiap saat!

3. Ajak teman-teman kamu untuk ikut serta,atau jalan sendiri saja. Kedua pilihan itu punyaplus-minusnya masing-masing. Puaskah kamuberamai-ramai menggambar obyek yang sama?Atau gimana kalau kamu berkeliling sendiri danterjadi hal-hal yang tidak diinginkan? Semuakembali ke diri sendiri icon smile LIVE SKETCHING

4. Bawa alat-alat yang kamu butuhkan sepertisketchbook, pensil dan tinta. Kalau mau lebihseru, jajal langsung dengan media permanenseperti marker, drawing pen, dst; bahkan sampaike media warna! Nggak ada yang melarangajang live sketching kamu berkembang menjadilive painting!

5. Cari obyek yang menarik dan pilih spot yangnyaman untuk menggambar. Kalau lagimalas keliling, ubek-ubek ingatan kamu dangambarkan saja pengalaman unik yang pernahkamu alami. Atau, gambarlah apa saja yangkamu inginkan!

6. Mengejar angle serta komposisi yang bagus bisamembawa kamu ke dalam kondisi menggambaryang tidak biasa. Semua sah-sah saja selamakamu relatif nyaman untuk bisa bertahandengan kondisi tersebut sampai gambar kamuselesai. Tapi jangan terlalu memaksakan diriya!

7. Menggambarlah! Lakukan dengan spontan danmengalir, tapi pada saat yang sama, garap setiapgaris dengan penuh pertimbangan akan hasilyang ingin kamu capai.

8. Di lain pihak, tidak usah terlalu memikirkan hasilakhirnya nanti. Tenang-tenang dan santai saja.Kalau dibawa susah atau menganggap saranalatihan ini sebagai beban, lebih baik berhentisaja sekalian.

9. Satu syarat penting yang sebaiknya diikuti:“Apa yang kamu lihat adalah apa yang kamugambar”. Kerahkan kemampuan terbaik kamuuntuk mengabadikan obyek pilihan kamu apaadanya. Tapi jangan khawatir! Bekerja secarainterpretatif atau impresionis juga sah-sahsaja.

10. Terakhir: apa, di mana, dan kapan, semua itusepenuhnya tergantung kamu sendiri. Jangansampai live sketching menjadi sesuatu yangmenyulitkan. Have fun and free yourself lah!

 

This entry was posted in ComicalMagz-052011. Bookmark the permalink.

Leave a Reply